Pages

Rabu, 04 September 2013

Gejala Usus Buntu

Apabila Anda sering mengalami sakit pada perut, cobalah periksa apakah sakit perut Anda sama dengan gejala usus buntu berikut ini:
  • Rasa sakit pada bagian pusar dan ulu hati yang kadang datang dan kadang hilang.
  • Selanjutnya akan merasakan sakit pada bagian abdomen sisi kanan beberapa jam setelah gejala pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat dan bahkan disertai dengan demam pada penderitanya. Suhu badan dapat mencapai 39 derajat Celcius dan menetap.
  • Rasa sakit pada bagian perut juga disertai rasa mual dan kembung. Rasa mual juga dapat menyebabkan penderita muntah apabila lambung terisi makanan.

Periksa Usus Buntu

Untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan indikasi usus buntu, pihak medis biasanya meakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosanya. Pemeriksaan penunjang yang biasa dilakukan adalah dengan USG pada bagian abdomen, pemeriksaan foto radiologic, dan pemeriksaan laboratorium dan urine.
Pada pemeriksaan urine, pengecekan dilakukan dengan melihat apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tidak. Kelebihan jumlah eristrosit dan leukosit dapat mengindikasikan adanya peradangan pada apendiks.

Operasi Usus Buntu

Pada kasus usus buntu, penyembuhannya dilakukan dengan cara operasi. Ada dua cara operasi usus buntu yang dapat dilakukan. Pertama, disebut dengan Apendiktomi Konvensional dan yang kedua dengan cara Apendiktomi Laparoskopik.
Apendiktomi Kovensional dapat dilakukan pada pasien dengan berat badan normal. Sedangkan apabila pasien memiliki berat badan berlebih atau obesitas, maka pembedahan dilakukan dengan Apendiktomi Laparoskopik.
Pelaksanaan pembedahan tidak dapat dilakukan secara langsung, karena ada syarat kondisi tubuh pasien telah membaik. Syarat kondisi pasien sebelum dilakukan pembedahan adalah suhu badan pasien tidak boleh lebih dari 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yaitu 1-2 ml/kg setiap jam dan denyut nadi dibawah 120 kali/menit.

Usus Buntu pada Anak

Usus buntu dapat pula menimpa anak-anak bahkan bayi. Pada anak dan bayi diagnosa dini sulit dilakukan, selain itu jika menimpa pada anak-anak, resikonya menjadi lebih besar karena makin muda usia pasien, makin besar kemungkinan terjadinya komplikasi pada robekan pembedahan. Maka, akan sangat baik mencegah penyakit ini menimpa anak Anda.

Dengan mengetahui gejala usus buntu sejak awal, Anda akan lebih mudah melakukan tindakan segera agar penyakit usus buntu tersebut tidak berlarut-larut.

Senin, 27 Mei 2013

Air yang bisa jadi Penangkal Racun

Sekarang nih saya akan bagi pengetahuan tentang air yang bisa dijadikan penangkal racun, minuman ini bermanfaat untuk membuang racun yang ada di dalam tubuh, tentu kita pernah bahkan sering meminum minuman ini. Berikut minuman-minuman yang bisa jadi penangkal racun :

1. Air Putih

Pakar kesehatan mengatakan bahwa mengkonsumi air purih secara teratur sesuai kebutuhan mampu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Ini membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan.

2. Air KelapaCairan ini bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami. Selain membersihkan saluran pencernaan, minum air kelapa akan meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

3. Jus Labu
Jus labu adalah obat alami yang sangat baik bagi mereka yang penderita masalah pencernaan dan keasaman. Ini karena sifat basa-nya. Serat dalam sebotol jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan.

4. Teh Hijau
Teh hijau adalah merupakan antioksidan alami yang mengandung polifenol, sehingga membantu meregulasi glukosa dalam darah. Polyphenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, dan mencegah mereka memasuki aliran darah.

5. Jus Jeruk
Adalah sumber vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jeruk kaya flavonoid, antioksidan, yang melindungi sistem kekebalan tubuh manusia dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit. Sebagai tips, minuman detoksifikasi ini akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan.

6. SusuSusu bisa juga dijadikan penawar racun tubuh, karena bisa melarutkan racun, susu mempunyai sifat antidotum atau penawar racun apabila seseorang keracunan logam berat.

7. Jahe
tanaman tradisional ini juga bisa sebagai penawar racun bekas gigitan ular, karena jahe mengandung senyawa seskuiterpen, zingiberen, bisabolena, zingeron, oleoresin, kamfena, Vitamin A, B, dan C.

Dengan begitu kita semua dapat menjaga kesehatan kita dengan cara yang mudah, jagalah kesehatan sebaik-baik mungkin :)).



Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Untuk menjaga gigi dan mulut tetap sehat, beberapa hal – 

yang kadang terdengar remeh - perlu dilakukan. Berikut tips 

soal bagaimana merawat gigi Anda:
  1. Gosoklah gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Kapan waktu yang tepat untuk menggosok gigi? Setelah makan pagi dan sebelum tidur.
  2. Sekali dalam seminggu, berkumurlah dengan obat kumur. Ini dapat membantu mencegah terjadinya plak dan karang gigi.
  3. Sikat gigi dengan baik dan benar, yaitu dengan menjangkau ke seluruh permukaan gigi dengan arah dari gusi ke gigi.
  4. Berhati-hati dalam menggunakan pemutih gigi.
  5. Pilih sikat gigi yang mempunyai bulu sikat lembut.
  6. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung gula seperti permen, atau makanan bertepung. Sisa-sisa makanan ini dapat melekat pada gigi.
  7. Konsumsi buah dan sayur yang dapat membersihkan gigi seperti apel, wortel, dan seledri.
  8. Batasi anggur merah, kopi, dan teh.
  9. Berhenti merokok.
  10. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali secara rutin.